Daftar Berita

Informasi dan berita terkini PAUD Tana Tidung

Optimalkan Bantuan Satu PAUD Dua Laptop, Guru PAUD Dilatih Gunakan Aplikasi Rumah Pendidikan
07 Feb 2025
1 year ago

Optimalkan Bantuan Satu PAUD Dua Laptop, Guru PAUD Dilatih Gunakan Aplikasi Rumah Pendidikan

Berbagai aplikasi dirilis oleh Pemerintah untuk digunakan dalam rangka transformasi pendidikan. Untuk mendukung penggunaan berbagai aplikasi tersebut, maka atas inisiatif Bunda PAUD diberikan bantuan Satu PAUD Dua Laptop. Dari informasi yang diperoleh, Tana Tidung pertama dan satu-satunya di Indonesia. Selain itu, juga diberikan berbagai pelatihan agar bantuan tersebut dapat digunakan secara optimal. Diantaranya pelatihan penggunaan aplikasi bidang pendidikan yang digelar baru-baru ini. Diantara aplikasi yang dilatihkan yaitu Rumah Pendidikan.  Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, Hersonsyah mengungkapkan bahwa Rumah Pendidikam yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah baru-baru ini diharapkan dapat memudahkan akses pembelajaran yang bermutu bagi murid, guru, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan. "Bantuan laptop dan pelatihan dimaksudkan untuk mendukung penggunaan berbagai aplikasi. Mulanya untuk penggunaan Dapodik. Alhasil, nilai Indeks Kualitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tana Tidung Tahun 2024 tertinggi di Kalimantan Utara" kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam sambutannya saat membuka acara. Kepada peserta pelatihan yang terdiri dari Kepala Sekolah dan operator PAUD dan Keserataan, Plt. Kepala Dinas mengharapkan agar Indeks Kualitas Data Pokok Pendidikan Tana Tidung terus meningkat hingga menjadi yang terbaik di Indonesia. Begitu juga dengan penggunaan aplikasi Rumah Pendidikan dapat dioptimalkan dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.   

Baca Selengkapnya
Apresiasi Kinerja Bunda PAUD Desa, Vamelia Pesan Agar Fokus Pada Target Kinerja
24 Dec 2024
1 year ago

Apresiasi Kinerja Bunda PAUD Desa, Vamelia Pesan Agar Fokus Pada Target Kinerja

Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim mengajak kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa untuk fokus meningkatkan target kinerja. Hal tersebut dikemukakan saat memberi sambutan pada cara penganugerahan Bunda PAUD Desa se-Kabupaten Tana Tidung, di Pendodo Djaparudin (23/12/2024) Vamelia menambahkan bahwa jabatan Bunda PAUD merupakan mitra pemerintah sesuai tingkatannya yang diharapkan bisa memberikan masukan dan berkerja secara nyata membantu mencapai target kinerja yaitu: 1. Membuat semua anak bersekolah. Di tahun 2021, hanya 54% anak usia 5-6 tahun besekolah di Tana Tidung. Tapi di tahun 2023 sudah mencapai 79% dan tertinggi di Kalimantan Utara. 2. Meningkatkan pendidikan guru PAUD menjadi S1. Menurut Direktur UT Tarakan, Tana Tidung menjadi satu-satunya di Indonesia yang memberikan beasiswa S1 kepada seluruh guru PAUD yang masih SMA. Saat ini ada 74 guru PAUD yang mengambil kesempatan tersebut untuk kuliah di UT Tarakan. 3. Meningkatkan kualitas PAUD dengan akreditasi minimal B. Di tahun 2021, hanya 39%. Di tahun ini sudah mencapai 74% dengan progres peningkatan tertinggi di Kalimantan Utara.  "Saya selaku Bunda PAUD Tana Tidung telah melakukan berbagai upaya melalui program prioritas. Seperti Gerakan Minum Susu (Germinsu), Gemar Makan Ikan (Gemarin), Satu PAUD Dua Laptop, Bantuan APE, Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), Insentif Guru PAUD, BUSAK PAUD, Beasiswa Guru PAUD, dan lainnya" kata Vamelia.  Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa pun perlu mensukseskan program ini di tingkat wilayah masing-masing. Aktif berkoordinasi dengan lintas sektor di wilayahnya. Layanan di PAUD tidak hanya tentang pendidikan. Tetapi juga ada kesehatan sehingga perlu berkoordinasi dengan Pustu atau Puskemas. Semua anak harus ada KIA dan Akte Kelahiran sehingga perlu berkoordinasi dengan Disdukcapil. Sarana dan prasarana di PAUD harus layak bagi anak sehingga perlu aktif mengusulkan saat Musrembang Desa.   "Saya juga berharap agar Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa melakukan inovasi baru yang bisa mempercepat peningkatan kualitas seluruh PAUD di Desanya. Tidak hanya datang menghadiri undangan kalau ada acara di PAUD. Tetapi juga membuat program yang dibutuhkan di PAUD yang ada desanya" pungkasnya.      

Baca Selengkapnya
Penganugerahan Jambore GTK Hebat dan Lomba Bulan Guru
11 Dec 2024
1 year ago

Penganugerahan Jambore GTK Hebat dan Lomba Bulan Guru

Penganugerahan Juara Jambore GTK Hebat dan Pemenang Lomba Bulan Guru Nasional Tahun 2024 digelar Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor, pada Rabu (11/12/2024). Guru dan Kepala Sekolah dari Kabupaten Tana Tidung meraih penghargaan pada acara tersebut yaitu: Saerah, Kepala PAUD Al-Huda Desa Tengku Dacing sebagai Kepala Satuan PAUD Terfavorit Nasional. Heni Fatmawati, Pendidik PAUD KB Al-Khairaat sebagai Juara I Pendidik PAUD Inovatif Tingkat Provinsi. Laila Nuzila Khairunnisa, Kepala PAUD Cahaya Mahkota sebagai Juara II Kepala Satuan PAUD Dedikatif Tingkat Provinsi. Salbiah, Guru TK Al-Khairaat sebagai Juara II Guru TK Inovatif Tingkat Provinsi. Yulis Suwandi, Kepala SDN 012 Tana Tidung sebagai Juara 1 Lomba Membaca Nyaring Tingkat Provinsi. Ratna Dwi Rahayu, Guru TK Negeri Pembina sebagai Juara 2 Lomba Membaca Nyaring Tingkat Provinsi. TK Negeri Pembina sebagai Juara III Lomba Cerdas Cermat Tingkat Provinsi.

Baca Selengkapnya
Bunda PAUD Menerima Penghargaan Inovasi Daerah Kalimantan Utara Tahun 2024 Kategori Masyarakat.
07 Dec 2024
1 year ago

Bunda PAUD Menerima Penghargaan Inovasi Daerah Kalimantan Utara Tahun 2024 Kategori Masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Vamelia, menerima penghargaan Inovasi Daerah 2024 dalam kategori Masyarakat. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam menciptakan aplikasi inovatif yang mendukung pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kaltara, yakni Busak PAUD. Aplikasi Busak PAUD dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di PAUD dengan fokus pada literasi, numerasi, dan penanganan stunting. Inovasi ini tidak hanya ditujukan untuk Kabupaten Tana Tidung (KTT), tetapi juga untuk seluruh wilayah Kaltara, yang diharapkan dapat mendukung pencapaian akreditasi bagi lembaga PAUD di daerah tersebut. Vamelia yang juga merupakan anggota Komisi IV DPRD Kaltara, menekankan pentingnya aplikasi ini dalam mempercepat dan mempermudah proses administrasi di PAUD. “Harapan saya, Busak PAUD ini bisa menjadi solusi untuk membantu penanganan stunting dan juga membantu para guru PAUD dalam mencapai akreditasi yang diinginkan,” ujar Vamelia, Jumat (6/12/24) Aplikasi Busak PAUD muncul sebagai respons terhadap tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, salah satunya adalah pencapaian akreditasi B untuk semua PAUD di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu target utama pemerintah pusat yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah. Vamelia menambahkan, salah satu kendala yang sering muncul dalam proses akreditasi adalah masalah pengelolaan administrasi yang tersebar dan kurang terorganisir, yang dapat diatasi dengan adanya aplikasi Busak PAUD. “Permasalahan administrasi ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam meraih akreditasi. Dengan hadirnya aplikasi Busak PAUD, kami berharap pengelolaan PAUD di Kaltara bisa lebih efisien dan terintegrasi, sehingga kualitas pendidikan dapat terjamin,” kata Vamelia. Selain itu, Vamelia juga menyoroti pentingnya perhatian dari berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif, untuk memastikan alokasi anggaran yang tepat dalam sektor pendidikan. “Alokasi minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dijalankan dengan baik. Pendidikan adalah salah satu sektor yang menjadi perhatian utama, dan Busak PAUD ini adalah salah satu langkah nyata untuk memperbaikinya,” tegasnya. Melalui penghargaan ini, diharapkan aplikasi Busak PAUD dapat menjadi model bagi daerah lain, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kaltara. Sumber: www.fokusborneo.com

Baca Selengkapnya